Tujuan
teori akuntansi positif ada dua hal :
1) To explain
Menyediakan alasan dari praktik yang dapat diteliti. Cth : teori
akt positif harus dapat menjelaskan kenapa perusahaan menggunakan
LIFO dari pada FIFO.
2) To Predict
Dapat digunakan untuk memprediksi fenomena akuntansi yang belum
terobservasi. Memprediksi bukan harus mendatang, krn kejadian masa lalu yang
blm ada bukti empiris yang sistematis juga harus dibuktikan dengan data
historis.
Kenapa
teori akuntansi positif penting ?
Dalam perusahaan manajer harus menentukan prosedur
akuntansi manakah yang digunakan dalam menyusun laporan akuntansi eksternal.
Contoh : manajer harus memilih metode depresiasi garis lurus atau double
declining. Dalam memilih manajer harus mempertimbangkan berbagai hal manakah
yang dapat mensupport perusahaan dan mana yang tidak mensupport perusahaan. Peran teori akuntansi positif disini yaitu
teori ini dapat memberikan gambaran akibat / dampak apabila manajer memilih
salah satu metode tersebut. Sebagai cth : teori akt mengatakan bahwa harga
saham akan meningkat signifikan pada perusahaan kecil yang mengalami kenaikan
laba >25% dari tahun sebelumnya. Apabila manajer mengetahui prediksi
perilaku investor dalam membeli saham akan seperti itu, maka manajer akan
cenderung memilih prosedur akuntansi yang menaikan laba saat ini sampai >25%
dari laba taun lalu. Itulah mengapa penting bagi manajer mempelajari teori
akuntansi positif.
Komentar
Posting Komentar